S1E3: Put yourself in their shoes.

Ketika anda sudah menyadari tentang pentingnya sebuah konten promosi, maka mulailah untuk memikirkan apa yang akan anda buat.

 

Halo, ini merupakan kelanjutan dari seri tulisan “Menglola & Mendapatkan 10.000 subscribers Pertama,” Dalam tulisan sebelumnya saya sudah membahas tentang sebuah cara untuk menarik pelanggan anda, bisa dibaca disini. Kali ini saya akan berbagi tentang bagaimana memikirkan sebuah gagasan konten promosi yang menarik.

Jika anda memahami tulisan sebelumnya, saya mengibaratkan konten promosi anda adalah sebuah magnet yang memiliki daya tarik kuat. Pada tulisan kali ini saya akan berbagi tentang bagaimana memikirkan desain magnet yang memiliki daya tarik yang sangat kuat, Sehingga membuat pelanggan kita melirik produk kita. Let’s get started.

Untuk membuat sebuah rancangan promosi yang menarik, hal paling mendasar yang harus anda lakukan adalah melakukan riset kepada calon pelanggan anda. Riset yang bagaimana? Langsung saja, Saya akan bagikan beberapa trik disini:

  1. Jadilah mereka. Whoops, jadi diri sendiri memang lebih baik namun yang saya maksudkan dalam konteks ini, posisikan diri anda seperti calon pelanggan anda. Ini yang saya sebutkan dalam judul diatas “Put yourself in their shoes.” Pahami kebutuhan mereka, dan apa yang sebenarnya mereka inginkan dari produk anda. Anda dapat mencoba mulai dengan menulis yang saat ini terlintas dalam isi kepala anda. Menulis tentang apa? Of course, tulislah apa yang menjadi unique selling point (UVP) anda, sebuah niche dari produk yang anda jual. Sudah ketemu? Mari kita lanjutkan ke poin berikutnya.

 

  1. Berikan mereka sesuatu yang “rahasia.” What? Rahasia perusahaan? Tenang, rahasia yang saya maksudkan disini adalah sesuatu yang masih jarang. Sesuatu yang kompetitor anda belum melakukannya. Sesuatu yang tidak ditemukan calon pelanggan anda di tempat lain. Namun bukan berarti kompetitor anda memberikan kupon diskon 25%, lantas anda memberikan diskon diatas itu. May be, anda dapat menawarkan katalog summer trend 2017, atau sesuatu yang lain. Maka dari itu, you must know what are they really want?

 

  1. Berkunjung ke berbagai tempat. Apakah anda sudah mengunjungi website yang menurut anda itu menarik perhatian? Yaps, anda bisa belajar dari situ, anda memiliki google yang dapat membawa anda berkeliling. Anda dapat mencari tahu apa yang kompetitor anda lakukan. Setelah anda memahami sesuatu yang menarik dari kompetitor, posisikan diri anda sebagai seorang visitor website anda. Boom, mana yang lebih baik?

 

  1. Gunakan sosial media. Saya tidak berbicara promosi, namun sosial media merupakan salah satu tool gratis untuk digunakan sebagai riset. Seperti hal nya poin no 3, anda dapat melihat seperti apa aktivitas pelanggan atau calon pelanggan di kompetitor anda. Seperti contoh jumlah like(s) dan comment(s) di facebook, fluktuatif bukan. Lantas anda dapat membandingkan promosi seperti apa yang bisa mendapatkan banyak likes, dan promosi yang mendapatkan banyak

 

  1. Simak amazon.com. Ini yang paling saya suka, karena kita dapat melihat behavior dari pelanggan dari berbagai dunia. Kok bisa? Simak saja review dalam setiap produk yang ada disana. Lihat, seperti apa produk yang tidak disukai customer. Sebagian besar objektif bukan? Thanks Jeff Bezos, for u’re costomers.

 

Knowing what people DON’T like, can be almost as helpful as knowing what they do like.

 

Apakah sudah terpikirkan desain magnet anda? Well, Saya tidak ingin panjang lebar mengenai kali ini, tujuan daripada tulisan ini agar anda dapat memutuskan desain konten promosi anda. Ingat, tindakan anda mempengaruhi daya tarik magnet yang akan anda buat.